Kegiatan Ekstrakurikuler




1. Ngaji Sorogan

Ngaji sorogan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang diwajibkan dan ditekankan untuk semua santri dengan menggunakan sistem klasikal. Santri yang memiliki kemampuan membaca kitab rendah ditempatkan di kelas dasar untuk mendapatkan bimbingan secara khusus, sedangkan santri yang sudah memiliki kemampuan membaca kitab dengan baik ditempatkan di kelas Ulya. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menambah kemampuan santri dalam bidang qowaidun nahwiyah was shorfiyah yang dapat mendukung santri dalam membaca kitab-kitab klasik.  

2. Seni terbang Al-Banjari

Seni terbang Al-Banjari atau seni hadrah merupakan kesenian musik khas pondok pesantren  dengan menggunakan lagu-lagu Islami. Tujuan diadakannya kesenian ini adalah untuk mengembangkan keterampilan santri dalam bidang kesenian musik. Kegiatan ini hanya boleh diikuti oleh santri di tingkat Tsanawiyah serta diadakan sekali dalam seminggu.  

3. Khitobah

Khitobah atau pidato berbahasa Arab meupakan kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh semua santri mulai dari kelas Ibtidaiyyah hingga Tsanawiyah. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menambah kemampuan santri dalam maharotul kalam (kemampuan berbicara dengan bahasa Arab) dan maharotul Istima’ (kemampuan mendengarkan bahasa Arab) serta menambah wawasan santri terkait kajian-kajian islami.  Kegiatan ini diadakan sekali dalam seminggu setiap hari selasa malam.

4. BIMBINGAN TILAWATIL QUR'AN

Bimbingan tilawatil qur’an merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang hanya dikhususkan untuk santri-santri yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an rendah. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mentashih bacaan Al-Qur'an santri agar sesuai dengan makhorijul huruf dan tajwidnya.

5. POGRAM LUGHOH (Bahasa Arab dan Qowaidul Arobiyah)

Program Lughoh Bahasa Arab merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang harus diikuti oleh semua santri. Tujuan diadakannya program ini adalah untuk mengembangkan kemampuan para santri dalam bidang menulis bahasa Arab (Maharoh Kitabah), membaca dan menerjemah bahasa Arab (Maharoh Qiro'ah), dan berbicara bahasa Arab (Maharoh Kalam). Seperti pada program sorogan, sistem program lughoh juga menggunakan sistem klasikal untuk membedakan santri yang sudah mahir dengan santri yang masih memiliki kemampuan berbahasa Arab rendah.

6. PENGAJIAN UMUM KITAB KUNING

Pengajian umum kitab kuning Tafsir Jalalain dan Hadits Riyadhus Sholihin merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang wajib  diikuti oleh semua santri lama dan baru. Pengajian ini diadakan setiap hari ba'da Isya' yang diasuh oleh Gus H. Muhammad Toha Badri.



7. PROGRAM TATA BUSANA

Program tata busana merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh para santri di tingkat Aliyah. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk membekali santri yang akan lulus dengan keterampilan menjahit dan membordil agar mereka bisa mengembangkannya ketika sudah lulus.